Tampilkan postingan dengan label Tulisan Panjang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tulisan Panjang. Tampilkan semua postingan

25/02/15

Ada Kalanya Mereka

Ada kalanya, seseorang menceritakan masalahnya padamu bukan untuk meminta penyelesaian atau hal-hal lain yang bisa terucap oleh bibirmu.
Bisa saja ia hanya butuh didengarkan.
Karena untuk beberapa orang, itu sudah cukup.

Ada kalanya seseorang membutuhkan kehadiranmu bukan untuk meminta bantuan.
Bisa saja ia hanya butuh ditemani.
Karena untuk beberapa orang, itu sudah lebih dari cukup.

Ada kalanya, seseorang bertanya padamu bukan untuk meminta jawaban.
Bisa saja ia hanya butuh dukungan atas pilihannya.
Karena untuk beberapa orang, itu sudah sangat cukup.

Ada kalanya, kau perlu membiarkan orang lain mengusik hidupmu.
Membiarkan mereka mencarimu, menghubungimu, meminta bantuanmu, atau sekadar membutuhkan bahumu sebagai tempat untuk bersandar.


Kelak,
akan kau sadari,
Betapa hal-hal yang dulu kau anggap remeh dan sepele, bisa mengubah hidup orang-orang di sekitarmu.

Kelak,
akan kau rasakan,
Betapa melegakan dan menyenangkannya, mengubah tangis menjadi tawa untuk seseorang

Kelak,
akan kau dapati
Betapa sebuah kebaikan, sekecil apapun, asal kau tulus, akan membuat hidupmu lebih bermakna

Karena pada dasarnya berbagi kebahagiaan itu sederhana.
Sesederhana menyediakan waktumu untuk mereka yang membutuhkanmu.

Jogja, 31 Oktober 2014
Selepas Maghrib.
*Pernah dipublikasikan di halaman ini

19/02/15

Kepada Akhir yang Dinanti Setiap Orang

Dalam setiap kisah, entah drama, entah kisah hidup sendiri, hampir setiap orang mengharapkan akhir yang bahagia. Bagaimana mulanya, tidak ada yang peduli. Orang-orang hanya peduli pada bagian akhir, sembari berharap mereka akan bahagia apapun yang terjadi. 
Dan kepada akhir, yang selalu dinanti setiap orang, tulisan ini kupersembahkan untukmu. 

Hidup ini terbagi menjadi tiga bagian: awal, tengah, dan akhir. Bagian awal adalah bagaimana semua bermula. Bagaimana semua terjadi, bagaimana kita tercipta, seperti apa kita dilahirkan, siapa orang tua, siapa lingkungan dan orang-orang sekitar kita. Semua adalah bagian pertama, bagian awal. Bagian pembuka, pintu masuk menuju kisah yang sebenarnya. Bagian keduanya adalah bagian tengah. Disini semua terjadi. Sebagian besar terjadi atas pilihan masing-masing. Entah disadari atau tidak, seperti apa konflik, liku kehidupan dan semua yang berhubungan dengan kisah kita berjalan karena pilihan kita sendiri. Dan bagian ketiga, adalah bagian yang dinanti oleh setiap orang. Mereka rela menunggu bertahun, menghabiskan seluruh usia hidup hanya untuk sebuah akhir. 
Tidak ada satu pun orang di dunia ini yang mengharapkan tragedi dalam akhir kisahnya. 

Setiap orang menginginkan satu: akhir yang bahagia. 

Kepada Akhir, yang selalu dinantikan. Seperti apakah rasanya menjadi harapan setiap orang? Seperti apakah menjadi tujuan setiap orang? Bolehkah kau sedikit berbagi? Karena sungguh, aku yang selalu mengharapkanmu pun tidak sanggup memikirkan bagaimana dirimu. Kau sungguh tangguh, terlampau kuat dan hebat, hingga setiap orang bersandar padamu. Setiap orang mempercayakanmu atas sebuah kebahagiaan. Meski kadar kebahagiaan setiap orang berbeda, tak pernah sedikitpun kau menolaknya. 

Kepada Akhir, yang aku nantikan. 
Semoga semua berakhir bahagia. 
Seperti apa yang selalu dirapal oleh orang-orang dalam setiap sujud panjangnya.