13/05/17

Dear Distance,



Kutitipkan rindu ini pada jarak
Tempat muasalnya datang
Dalam tiap jengkal kilometernya

27/11/16

Nothing but The Truth


“Kamu apa kabar, Dira?” 

Sudah dua belas jam perjalanan yang kamu habiskan bersamanya, tapi kamu tahu ada yang berbeda dari pertanyaannya kali ini. Kamu menjawab sambil tertawa kecil, berusaha menutupi perasaan gugup yang tiba-tiba hadir.

Sebab bagimu, dia masih sama.

14/06/16

In Between


Kamu tidak pernah tahu alasan yang tepat mengapa kamu jatuh cinta. Kamu hanya tahu bahwa dia adalah orangnya. Dia adalah orangnya dan seluruh pencarian dan pertanyaanmu perihal hati, pun belahan jiwa, semua berakhir.
Pencarianku berakhir pada Drew.

09/05/16

Perjalanan Baru.


Tidak ada yang mengharuskan kamu untuk melupakan.
Sebab lupa serupa cinta, ia datang tanpa kamu pinta.
Kamu tidak bisa melupakan, sebab kamu belum diijinkan.
Pun begitu kamu memaksa untuk mengingat, kamu tidak akan mampu.
Adalah waktu yang akan membantumu: untuk melupa, untuk mencinta.
Waktu adalah teman perjalanan yang diberikan-Nya.
Agar kamu tahu bahwa kamu tidak pernah sendiri.

Tidak ada yang memaksa kamu untuk memaafkan.
Sebab maaf serupa rindu, ia datang dari hatimu.
Kamu tidak mampu memaafkan,
Bukan karena tidak mampu, kamu hanya tidak rela.
Adalah ikhlas sebaik-baik penyembuh: luka dan lara di hatimu.
Ikhlaskan, maka kamu akan memahami mengapa semua terjadi.
Ikhlaskan, maka kamu akan mengerti sebagian dari keindahan rencana-Nya.

Sebab hidup bukan perkara aturan.
Hidup adalah anugerah yang kamu dapatkan satu kali.
Tidak pernah ada paksaan untuk segala sesuatu yang kamu lakukan.
Salah-benar, sedikit-banyak, baik-buruk adalah perkara sudut pandang.
Lihat hatimu, maka kamu akan tahu bagaimana Tuhan berbincang padamu.
Lihat hatimu, maka kamu akan mengerti arti menjadi dewasa.

Lihat aku, maka kamu akan tahu bahwa aku sedang mendoakanmu.
Selamat bertambah usia.

21/03/16

Silly love poems.

Padamu kutemukan teduh
Seperti oasis dalam padang pasir
Musafir yang pada akhirnya
Pulang ke rumah


Padamu kutemukan diri
Seperti bagian dari kepingan
Melengkapi yang ganjil
Menjadikannya utuh


Padamu kutemukan jawab
Seperti teman lama yang tidak saling bersua
Kini aku tahu
Mengapa dulu tidak terasa tepat

source: instagram.

Sebab itu,
Kuberanikan diri untuk mengucap namamu
Dalam doa dan sujud panjangku
Mungkin tidak untuk saat ini
Mungkin nanti
Atau mungkin tak pernah ada lagi


Karena kamu adalah rumah
Yang selalu kurindukan untuk kembali.